Untukmu, lelaki yang pernah memuji keindahan rambut pendekku,
Hari ini sudah terhitung dua
tahun aku merawat perasaan ini padamu
perasaan yang dulunya tak ada
tapi kau tumbuhkan tiba-tiba
dulu aku tenang
tapi lambat laun kekhawatiran
ini muncul
tumbuh lebat seperti rindu yang
sama halnya tak terawat
kekhawatiranku pada diriku
sendiri yang tidak mampu menyampaikan suara hati yang acap kali berteriak
namamu
kekhawatiranku akan masa depan
apabila saat ini aku masih
bertahan merawat rasaku padamu, sementara kau tak pernah lagi memberi kabar
bagaimana nanti jika kamu
datang dengan kabar paling dahsyat yang tak pernah kuharapkan?
akankah aku terus memelukmu
dalam kerinduan..
..atau meratapimu dalam
kerelaan?
Komentar
Posting Komentar